Dapur dan Plafon Rumah Ludes Terbakar, Waji Terharu Dapat Bantuan dari Baznas dan DPRD Sidoarjo
SIDOARJO, Matadelta.com — Nasib nahas menimpa keluarga Waji Alkadits, warga Desa Sumberejo, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo.
Rumah mereka dilalap si jago merah pada Selasa pagi, 24 Februari lalu. Kebakaran hebat itu menghanguskan dapur dan plafon rumah mereka.
Waji Alkadits pun hanya bisa pasrah melihat kobaran api melahap rumahnya.
“Saat api sudah membesar, saya hanya bisa pasrah. Rumah saya bakal habis,” ujar Waji saat ditemui Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Dhamroni Chudlori, pada Selasa, 4 Februari 2025.
Fraksi Gerindra Soroti Jawaban Eksekutif soal Laba Delta Tirta dan Revitalisasi BUMD Pangan
Curah Hujan Tinggi dan Saluran Tersumbat Picu Banjir di Sidoarjo
Kejadian ini menarik perhatian sejumlah pihak. Dhamroni Chudlori bersama anggota Komisi D lainnya, Sutadji, serta Kepala Desa Sumberejo, Sahar Maulana, datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi keluarga korban.
Mereka menyatakan simpati kepada Waji Alkadits dan istrinya, Maisaroh.Waji menceritakan, saat kejadian, tetangga sekitar sigap membantu memadamkan api.
Kebetulan, saat itu wilayah tersebut sedang dilanda banjir. Warga memanfaatkan genangan air untuk menyiram kobaran api hingga akhirnya padam.
Saat rombongan Komisi D DPRD Sidoarjo tiba, bekas-bekas kebakaran sudah dibersihkan. Bahkan, atap dapur yang hangus sedang dalam proses perbaikan oleh tukang, dengan mengganti material lama menggunakan galvalum.
“Alhamdulillah, Pak Lurah cepat bantu,” ungkap Maisaroh dengan penuh syukur.
Kepala Desa Sumberejo, Sahar Maulana, ternyata tak tinggal diam. Dengan sigap, ia meminta bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk memperbaiki rumah Waji dan Maisaroh.
Langkah cepat ini pun mendapat apresiasi dari Komisi D DPRD Sidoarjo.
“Kami juga salut dan berterima kasih pada Pak Lurah (Sahar). Beliau cepat bertindak dan sangat peduli kepada warganya,” ujar Dhamroni.
Tak hanya itu, Dhamroni Chudlori dan Sutadji juga menyerahkan bantuan pribadi kepada Maisaroh. Perempuan berusia 60 tahun itu terlihat sangat senang dengan bantuan yang diberikan.
“Terima kasih, Pak. Suwun Pak Lurah,” ucap Maisaroh dengan penuh haru.
Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya solidaritas warga dan respons cepat dari pemerintah.
Bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Baznas, dan Kepala Desa Sahar Maulana menjadi bukti nyata kepedulian terhadap kondisi rakyatnya. Semoga keluarga Waji Alkadits segera bangkit dari musibah ini. (tmd)

Tinggalkan Balasan