Perkuat Kelembagaan, PC PMII Sidoarjo Silaturahim Ke PC. GP Ansor
SIDOARJO, Matadelta.com — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Sidoarjo melaksanakan silaturahim dan koordinasi dengan PC Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sidoarjo pada Selasa (16/02/2021) di kantor GP Ansor Sidoarjo.
Hal itu dilaksanakan dalam rangka memperkokoh sistem kelembagaan PMII Sidoarjo dengan Banom-Banom Nahdlatul Ulama yang lain.
Silaturahim tersebut disambut baik oleh
H. Reza Ali Faizin, ketua PC Ansor Sidoarjo, ia sangat mengapresiasi kedatangan PC PMII Sidoarjo.
“Komunikasi ini memang harus dijalin, karena kendatipun secara struktural PMII bukan Banom NU, tapi Ruh pergerakan yg diperjuangkan PMII tidak bisa dipisahkan dengan NU” Jelas Pria yang akrab disapa Kaji Reza tersebut disela-sela silaturahim. (16/02)
Sementara itu, Romlah, Ketua Umum PC. PMII Sidoarjo menyampaikan, agenda ini dimaksudkan sebagai wujud penguatan hubungan dalam membangun sinergitas PMII dengan NU
Fraksi Gerindra Soroti Jawaban Eksekutif soal Laba Delta Tirta dan Revitalisasi BUMD Pangan
Curah Hujan Tinggi dan Saluran Tersumbat Picu Banjir di Sidoarjo
“Selain untuk Silaturrahim, kami juga bermaksud untuk ta’aruf, serta menyampaikan beberapa program yang berkaitan dengan arah laju gerakan PMII Sidoarjo kedepan. Setidaknya kami bisa bersinergi dan didorong dalam beberapa program yang secara kultural berhubungan dengan NU, khususnya Ansor” Papar Alumnus Umsida tersebut.
Romlah melanjutkan bahwa dalam membangun Sidoarjo, PMII tidak hanya trlibat sebagai mitra kritis pemerintah yg mengkritik kebijakan yang tidak sesuai tapi juga ikut andil dalam proses perencanaan pembangunan sidoarjo.
“Kalau bisa PMII tidak hanya mencicipi, yang ketika gak enak protes. melainkan juga ikut andil menawarkan resep. Karena bupati kita yang sekarang juga dari NU, yang itu artinya dengan mudah kita juga bisa terlibat dalam proses penentuan resep” Imbuhnya.
Tak hanya itu, Wanita yang karib dengan panggilan Wafir tersebut juga tidak ingin melupakan peran PMII sebagai patner kritis pemerintah.
Karenya dengan tegas Wafir dan pihaknya juga akan fokus mengawal proses penyusunan perencanaan bupati terpilih yang akan dilantik dalam waktu dekat.
Selain itu, Wafir dan jajarannya juga tidak akan melewatkan proses penyusunan RPJMD, jangan sampai dalam proses perumusan arah kebijakan dan strategi pembangunan Sidoarjo lima tahun kedepan pemerintah tidak serius dalam melakukan perencanaan.
“sehingga banyak program pemerintah yang gagal untuk direalisasikan” Tandasnya.

Tinggalkan Balasan