SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo resmi memulai proyek revitalisasi Alun-alun Sidoarjo dengan anggaran sebesar Rp 24,6 miliar. Proyek ambisius ini dijadwalkan rampung dalam tujuh bulan, mulai Mei hingga November 2025.

Desain baru Alun-alun Sidoarjo menampilkan konsep ruang publik yang modern dan multifungsi. Mengusung keseimbangan antara estetika, kenyamanan, dan fungsi sosial, area taman ini akan dibagi ke dalam beberapa zona, lengkap dengan berbagai fasilitas publik.

“Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo sudah berkontrak minggu kemarin. Saat ini sedang dilakukan persiapan lokasi,” ujar Hery Santoso, Kepala Bidang Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau DLHK Sidoarjo, Rabu (21/5/2025).

Dalam desain yang diterima oleh Sidoarjo News, tampak wajah baru alun-alun dikelilingi jalanan dengan deretan pohon rapi di sepanjang trotoar dan jalur kendaraan. Monumen Jayandaru, ikon khas alun-alun, tetap dipertahankan sebagai titik sentral.





Beberapa fasilitas yang akan dibangun meliputi:

Zona lansia

Zona balita dan anak-anak

Zona outdoor untuk olahraga fitnes

Fasilitas ramah disabilitas

Tak hanya itu, struktur tambahan seperti pendopo atau gazebo akan menghiasi sisi tengah dan belakang taman. Area berpola ubin juga tampak siap menjadi ruang berkumpul masyarakat.

Sebagian besar area akan didominasi oleh ruang terbuka hijau berupa rumput dan pepohonan, menghadirkan suasana sejuk dan nyaman di tengah kota.

“Fasilitas ini untuk menunjang keindahan dan kemanfaatan Alun-alun Sidoarjo bagi seluruh masyarakat,” tambah Hery.

Dengan sentuhan modern dan konsep inklusif, revitalisasi ini diharapkan akan menjadi landmark baru yang membanggakan bagi warga Sidoarjo sekaligus ruang publik yang ramah untuk semua kalangan. (**)